Asap Hitam Membumbung, Ribuan Ban Bekas di Halmahera Tengah Terbakar

HALTENG (MALUTTODAY) — Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi penampungan ban bekas di kilometer 12, Desa Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (31/8/2026) pagi.

Ribuan ban bekas yang berada di lokasi penampungan milik salah satu perusahaan tersebut terbakar sekitar pukul 05.31 WIT.

Besarnya material yang terbakar membuat asap hitam terlihat membumbung tinggi ke udara. Petugas pemadam kebakaran pun langsung dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran PT IWIP bersama personel kepolisian hingga Senin masih berjibaku melakukan pemadaman terhadap sejumlah tumpukan ban yang terbakar.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Bacaan Lainnya

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Polisi juga tengah mencari dua orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut masih dalam pencarian polisi,” kata Arif.

Dugaan keterlibatan kedua orang tersebut muncul berdasarkan keterangan petugas keamanan yang berada di lokasi.

Sebelum kebakaran terjadi, dua orang disebut terlihat mengambil ban bekas di area penampungan. Petugas keamanan kemudian melarang keduanya mengambil ban tersebut.

Keduanya diduga tidak menerima larangan tersebut. Mereka kemudian diduga membakar tumpukan ban sebelum meninggalkan lokasi.

Polisi masih melakukan pencarian terhadap keduanya untuk mengetahui secara pasti peran dan motif mereka dalam peristiwa tersebut.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam penanganan kebakaran, personel Polres Halmahera Tengah dan Polsubsektor Weda Tengah turut membantu proses pemadaman.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keamanan perusahaan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan api merembet ke area lain.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi dan situasi di lokasi kejadian guna memastikan kronologi serta penyebab kebakaran. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *