Pemkab Morotai Gelar Salat Istisqa, Berdoa Agar Segera Turun Hujan

MOROTAI (MALUTTODAY) — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan di tengah kondisi kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

Salat Istisqa dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin (31/8/2026) mulai pukul 07.00 WIT.

Salat berjemaah dipimpin Imam Rawatib Masjid Agung Baiturrahman Morotai, Ustaz Jamaluddin Djuleng. Sementara khutbah disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Morotai, Radjak Lotar.

Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta personel TNI dan Polri.

Pelaksanaan salat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk memohon pertolongan, ampunan, serta rahmat Allah SWT agar hujan segera turun di wilayah Morotai.

Bacaan Lainnya

Sekda Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali mengatakan, pelaksanaan salat Istisqa dilakukan di tengah kondisi kekeringan dan krisis air yang terjadi akibat musim kemarau.

“Pelaksanaan salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan, ampunan, serta turunnya hujan dari Allah SWT sebagai rahmat dan keberkahan bagi masyarakat Morotai,” ujar Umar seusai pelaksanaan salat.

65 Titik Karhutla

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, musim kemarau telah memicu sedikitnya 65 titik kebakaran hutan dan lahan. Total luas area yang terbakar mencapai sekitar 3.000 hektare.

Kondisi tersebut turut berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan ikhtiar, memperbanyak doa dan istighfar, serta menjaga lingkungan.

Umar juga mengimbau masyarakat agar turut mencegah meluasnya kebakaran dengan menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Melalui salat Istisqa ini, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa dan istigfar, serta meningkatkan ikhtiar dalam menghadapi kondisi kekeringan,” katanya.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keselamatan serta kecukupan air bagi kita semua,” lanjut Umar.

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap hujan segera turun sehingga kondisi kekeringan dan karhutla dapat ditangani, sekaligus memberikan keselamatan dan kecukupan air bagi masyarakat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *