Kantor PUPR Halmahera Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih Dari Rp1 miliar

HALTIM (MALUTTODAY) – Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, hingga tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 95 persen dengan kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Kebakaran terjadi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 12.20 WIT. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Maba Selatan, Ipda Habiem Ramadya mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran Kantor PUPR dari petugas piket sekitar pukul 12.20 WIT.

“Jadi tadi sekitar jam 12.20 WIT, kami dapat informasi dari piket bahwasanya kantor PU ini sudah kebakar,” kata Habiem.

Menurut dia, api diduga berasal dari bagian atas bangunan utama kantor. Asap tebal berwarna kelabu terlihat membubung dari arah atap sebelum kobaran api membesar dan merambat ke sejumlah ruangan.

Sejumlah pegawai sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin cukup kencang membuat api dengan cepat membesar.

Di tengah upaya pemadaman, sejumlah pegawai juga berusaha menyelamatkan barang-barang penting milik dinas, termasuk komputer, arsip, dan dokumen agar tidak ikut terbakar.

Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit armada milik TNI dari Brigif TP 28/Bari Fola turut membantu proses pemadaman.

Habiem mengatakan berdasarkan hasil konfirmasi polisi dengan Kepala Dinas PUPR Halmahera Timur Iswan Mab’ud, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Kata Pak Kadis (Iswan Mab’ud), perkiraan kerugian lebih dari Rp1 miliar, tapi belum bisa dipastikan pastinya berapa. Yang pasti di atas Rp1 miliar karena bangunan ini bisa dikatakan kerusakannya sudah 95 persen,” ujarnya.

Besarnya kerugian tersebut masih berupa perkiraan awal karena pendataan terhadap bangunan dan barang-barang yang terdampak kebakaran masih dilakukan.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Petugas akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama penyidik Satuan Reserse Kriminal untuk mengetahui sumber api.

“Nanti kami bersama penyidik Reskrim dan anggota kami coba laksanakan olah TKP, untuk mencoba mencari tahu penyebab pasti kenapa bisa terbakar,” kata Habiem.

Polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran dan masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *