TERNATE (MALUTTODAY) – Bram Madya Temara dipromosikan menjadi Kepala Seksi Operasi pada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A, setelah sebelumnya menjabat Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate, Maluku Utara.
Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan dan pisah sambut Bram dengan pejabat baru, Andi Muhammad Akbar, yang dipimpin Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani.
Iwan mengatakan promosi Bram merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pengembangan karier aparatur. Ia mengapresiasi dedikasi, loyalitas, dan integritas Brahm selama bertugas di Kantor SAR Ternate.
“Saya sebagai kepala kantor mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan oleh Pak Bram selama menjalani tugas. Beliau sudah tentu orang yang mempunyai integritas yang luar biasa yang patut kita contoh,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, Brahm dikenal memiliki komitmen kuat dan fokus terhadap setiap tugas yang diberikan.
“Beliau tidak ada waktu ketika ada satu hal yang saya perintahkan, beliau fokus kepada apa yang menjadi target,” katanya.
Iwan menuturkan, Bram mengawali karier sebagai PNS di Kantor SAR Ternate sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan, mulai dari subseksi operasi hingga Kepala Seksi Sumber Daya. Kini, ia dipercaya menjadi Kepala Seksi Operasi pada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A.
“Saya melihat mulai dari nol PNS di sini, melanjutkan ke kepala seksi, subseksi operasi, kepala seksi sumber daya, dan sekarang menjadi kepala seksi operasi,” tutur Iwan.
Ia menyebut promosi tersebut menjadi kebanggaan bagi jajaran Kantor SAR Ternate. Iwan berharap Brahm terus mengembangkan karier dan menjalankan amanah pada jabatan barunya.
Iwan juga menyambut Andi Muhammad Akbar sebagai Kepala Seksi Sumber Daya yang baru. Ia berharap Akbar segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
“Yang penting itu melihat terhadap kontribusi yang diberikan, baik secara pikiran, waktu, tenaga, loyalitas, dan lain sebagainya sehingga pimpinan mempromosikan. Dan pimpinan pusat itu memilih,” pungkasnya.






















