KN SAR Pandudewanata Bawa Relawan dan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir Halbar dan Halut

TERNATE, (MALUTTODAY) – Bantuan logistik dan relawan diberangkatkan menuju ke sejumlah titik wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut) menggunakan Kapal Negara (KN) SAR 237 Pandudewanata milik Basarnas Ternate.

Kapal diberangkatkan dari pelabuhan Ahmad Yani Ternate pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIT, menuju ke pelabuhan Jailolo, pelabuhan Desa Soasio Halmahera Barat, pelabuhan Desa Asismiro, pelabuhan Dotita, pelabuhan Desa Posi Posi dan berakhir di pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, kapal tersebut bawa bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk Halbar dan Halut serta tenaga dari Kantor SAR Ternate, Dinas Sosial Provinsi Malut, BPBD Prov Malut serta relawan lainnya.

“Karena melihat kondisi di lapangan yang memungkinkan untuk digunakan yaitu dengan jalur laut. Karena kondisi saat ini, jalan menuju daerah terdampak ada yang terputus serta jaringan dan listrik yang masih dalam tahap pemulihan,” kata Iwan.

Bantuan logistik dan keberangkatan relawan ini dilepas oleh Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Syamsudin Abdul Kadir.

Ia menyampaikan bahwa Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh proses penanganan pasca-bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta pihak terkait seperti TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Balai PUPR, operator Telkomsel, PLN, pihak swasta dan juga relawan.

Bantuan logistik berupa beras sebanyak 5 ton, 600 kg gula pasir, 400 liter minyak goreng, 360 dus mie instan, susu kental manis, susu SGM, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi dan barang lainnya untuk dibagikan pada masyarakat di Kecamatan Ibu dan di Halmahera Utara yang terdampak banjir.

“Bantuan dari provinsi akan diberikan di dua kabupaten yang terdampak bencana. Sehingga kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak dapat terpenuhi secepatnya agar kondisi dapat bisa kembali normal,” jelasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *