TERNATE, MALUTTODAY — Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono mendampingi Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dalam pembukaan Festival Legu Tara No Ate, di lapangan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Bastiong, Ternate, Kamis (16/10/2025).
Turut hadir Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Wakil Gubernur Maluku Utara, unsur Forkopimda, Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Sjah serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan rasa terima kasih kepada Kesultanan Ternate atas penganugerahan gelar Kaicil Kastela yang diberikan kepadanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Malut yang telah mendampingi selama kunjungan kerja di berbagai daerah di Provinsi Malut.
“Maluku Utara merupakan provinsi dengan peningkatan ekonomi tertinggi di Indonesia pada triwulan kedua tahun ini, mencapai 32 persen. Ini capaian luar biasa,” ujar Gibran.
Menurutnya, potensi besar Maluku Utara tidak hanya berasal dari sumber daya alam seperti nikel dan rempah-rempah, tetapi juga sektor pariwisata yang terus berkembang. Ia berharap kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
Dia juga mengatakan, bahwa pemerintah pusat berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi lokal, terutama bagi petani dan nelayan melalui kemudahan akses pupuk dan bahan bakar.
“Kami ingin pertumbuhan ekonomi yang kuat ini benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” cetusnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam mengawal program prioritas, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, serta pembangunan infrastruktur di daerah.
Gibran kemudian menyinggung peran Koperasi Merah Putih yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya bersifat Jawa-sentris. Karena itu, kami pastikan akan lebih sering berkunjung ke sini,” pungkasnya.
Kemudian, Wapres Gibran Rakabuming bersama unsur Forkopimda Maluku Utara melakukan pemukulan tiva, sebagai tanda resmi dibukanya Festival Budaya Legu Tara No Ate Kesultanan Ternate. (*)





















