MALUTTODAY, HALMAHERA UTARA – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi dengan mengeluarkan abu vulkanik sejauh setinggi 1.000 meter pada Selasa (15/4/2025).
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono periode 15 April 2025 pukul 00.00-24.00 WIT, Gunung Dukono mengalami 265 kali letusan.
Selain itu, terjadi 6 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7-17 milimeter, S-P 23.48-46.53 detik dan durasi 68.83-100.79 detik, dan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-4 milimeter, dan dominan dua milimeter.
“Gunung Dukono mengalami 265 kali letusan, 6 kali tektonik jauh, dan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-4 mm dan dominan 2 milimeter, ujar Kepala PGA Dukono, Sarjan Roboke dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025) dini hari.
Dia menambahkan, aktivitas kawah, permukaan Gunung Dukono jelas – 0II kabut. Asap putih dan kelabu tebal tinggi lk 200-1.000 meter. Sedangkan tekanan asap lemah hingga sedang, condong ke arah Selatan.
“Saat ini Gunung Dukono berada pada status level II atau Waspada,” kata Sarjan.
Sarjan mengimbau, masyarakat di sekitar Gunung Dukono, dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selain itu, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung, dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. (*)





















