Festival Salawaku 2026 Hadirkan Adrian Khalif, BI Ingin Dorong Anak Muda Maluku Utara di Ekonomi Kreatif

TERNATE (MALUTTODAY) – Bank Indonesia (BI) menghadirkan Festival Salawaku 2026 sebagai wadah promosi budaya, kuliner, dan kreativitas masyarakat Maluku Utara. Musisi Adrian Khalif dipastikan menjadi salah satu bintang tamu yang akan memeriahkan puncak festival tersebut.

Kehadiran penyanyi yang dikenal lewat sejumlah lagu populer itu menjadi warna baru dalam gelaran Festival Salawaku. Sebab, pada penyelenggaraan sebelumnya, BI lebih banyak menghadirkan musisi dari kawasan Indonesia Timur.

“Di puncak acaranya nanti kita hadirkan Adrian Khalif. Biasanya kita hadirkan artis timur, ini kayaknya pengen suasana baru. Kemarin kita sudah hadirkan Toton Caribo, tahun lalu Fresly,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, dalam media briefing, Selasa (3/11/2026).

Handi mengatakan, pemilihan Adrian Khalif juga berkaitan dengan harapan BI untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif di Maluku Utara.

“Harapannya menjadi salah satu tonggak. Kita pengen juga menjadi embrio pengembangan ekonomi kreatif. Kita pengen banyak anak muda, makanya ada Adrian Khalif,” ujarnya.

Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Kembangkan Karya, Ekonomi Inklusif”, Festival Salawaku 2026 tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan karya mereka.

Festival ini mengangkat kekayaan Maluku Utara, mulai dari sejarah, budaya, seni, kuliner, hingga rempah-rempah yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Melalui kegiatan tersebut, BI ingin memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat lebih luas sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan pemasaran.

Festival Salawaku Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda

Handi menjelaskan, Festival Salawaku diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam mempercepat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Maluku Utara.

Menurut dia, festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang promosi maupun kurasi produk unggulan agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

“Festival Salawaku ini hadir, harapannya bisa menjadi wujud nyata bagaimana kita berupaya untuk mengakselerasi dan juga mengimplementasikan program pengembangan UMKM di lapangan,” kata Handi.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari membangun kemitraan, meningkatkan literasi, memperkuat kapasitas usaha, hingga membuka akses pembiayaan.

“Festival ini sifatnya bukan hanya promosi ataupun kurasi produk unggulan agar siap bersaing di pasar yang lebih tinggi, nasional maupun internasional, namun sebagai wadah memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari sisi kemitraan, penguatan literasi, peningkatan kapasitas usaha hingga membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif,” ujarnya.

Ada Kompetisi Tari hingga Barista

Rangkaian Festival Salawaku 2026 diawali dengan kegiatan Road to Salawaku hingga puncak festival yang menghadirkan berbagai agenda.

Salah satunya Showcase & Activation. Dalam kegiatan ini, pengunjung dapat melihat langsung produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif Maluku Utara, termasuk berbagai program serta layanan dari mitra yang terlibat.

Ada pula Talkspace & Education yang menyediakan ruang diskusi dan edukasi publik mengenai akses keuangan serta pengembangan ekonomi daerah.

Untuk memberikan ruang apresiasi bagi talenta lokal, festival ini juga menghadirkan sejumlah kompetisi kreatif.

Beberapa di antaranya Salawaku Comicverse, Salawaku In Frame Challenge, Kie Raha Got Talent, Halal Chef Competition, Kreasi Tari Kontemporer, hingga Barista Competition.

Berbagai kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan karya kreatif yang memiliki ciri khas Maluku Utara.

Ada Zumba hingga Kids Corner

Selain kompetisi dan pameran produk UMKM, Festival Salawaku 2026 juga menghadirkan agenda Pesta Rakyat yang terbuka bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan disiapkan untuk menghibur pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari senam Zumba, donor darah, hingga kids corner yang menyediakan permainan bagi anak-anak.

Puncak festival akan semakin meriah dengan penampilan Adrian Khalif serta kehadiran Alsya, peserta MasterChef Indonesia musim ke-13.

Kehadiran bintang tamu dan berbagai kegiatan hiburan tersebut diharapkan membuat Festival Salawaku menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan kreativitas lokal.

Di sisi lain, festival ini juga menjadi sarana meningkatkan literasi masyarakat mengenai kebanksentralan, sistem pembayaran digital, penggunaan rupiah, pelindungan konsumen, serta pemahaman terhadap sistem keuangan.

Melalui kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan berbagai asosiasi, BI berharap Festival Salawaku 2026 dapat memperkuat ekosistem UMKM Maluku Utara.

Dengan demikian, produk unggulan daerah tidak hanya semakin dikenal di tingkat lokal, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *