TERNATE (MALUTTODAY) – Kapal penumpang KM Bunda Maria yang membawa 142 penumpang sempat terjebak selama sekitar empat jam setelah kandas di perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Kamis (13/8/2026) malam.
Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Bastiong, Ternate, menuju Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan, itu kandas setelah menabrak daratan sekitar pukul 22.00 WIT.
Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi.
“Kami menerima laporan terkait kejadian tersebut dan segera mengerahkan tim untuk memberikan bantuan SAR,” kata Iwan.
Tim SAR gabungan berangkat dari Ternate pada pukul 23.48 WIT menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 02.40 WIT dan langsung naik ke KM Bunda Maria untuk berkoordinasi dengan awak kapal serta melakukan pendataan penumpang.
Menurut Iwan, kapal akhirnya dapat kembali bergerak setelah air laut mulai pasang.
Kurang lebih empat jam kapal terjebak. Sekitar pukul 03.48 WIT, kapal berhasil lepas dari posisi kandas setelah air laut mengalami pasang.
Setelah berhasil lepas, KM Bunda Maria tidak melanjutkan pelayaran menuju Babang. Kapal tersebut diarahkan kembali menuju Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, dengan pengawalan KN SAR 237 Pandudewanata.
Kapal bersama seluruh penumpangnya tiba di Pelabuhan Ahmad Yani sekitar pukul 05.20 WIT.
“KM Bunda Maria bersama 142 penumpangnya akhirnya tiba di Pelabuhan Ahmad Yani sekitar pukul 05.20 WIT. Seluruh penumpang dilaporkan dalam keadaan selamat dan sehat,” kata Iwan.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, yakni Tim Rescue Kantor SAR Ternate, Polres Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, KSOP Ternate, dan Polsek Pelabuhan Ahmad Yani. (*)






















