TERNATE (MALUTTODAY) – Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan terhadap ratusan penumpang kapal motor (KM) Intim Teratai yang kandas di pesisir pantai Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (17/2/2026).
Kepala SAR Ternate, Iwan Ramdani saat dihubungi Maluttoday, mengatakan, proses evakuasi terkendala cuaca dan tingginya ombak di lokasi kapal kandas.
Menurut Iwan, cuaca saat dilakukan evakuasi cerah berawan. Sedangkan kecepatan angin bertiup mencapai 15-20 knot dan ombak cukup tinggi.
“Sebagaimana laporan BMKG, cuaca cerah berawan, angin 15-20 knot dan juga ombak cukup tinggi. Kendala evakuasi exit-entry–nya dari pada itu yang menjadi kendala harus menggunakan perahu karet atau perahu kecil,” ujar Iwan.
Iwan mengatakan, bahwa sebagian besar penumpang sudah dievakuasi ke darat. Selanjutnya, para penumpang akan kembali evakuasi ke kapal milik Basarnas Ternate dan Polairud Polda Maluku Utara.
“Kami tim SAR gabungan sedang mengupayakan proses evakuasi dari darat yang telah selamat ke KN SAR Pandudewanata milik Basarnas Ternate, dan KP Wibisana milik Polairud Polda Maluku Utara,” jelas Iwan.
“Saya tekankan bahwa kapal (KM Intim Teratai) –nya kandas bukan karam,” tegas Iwan. (*)





















