MALUTTODAY, TERNATE – Kepolisian Resor (Polres) Ternate mengerahkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan kegiatan ibadah Jumat Agung dalam rangka memperingati wafatnya Yesus Kristus yang digelar di sejumlah gereja di wilayah Kota Ternate, Jumat (18/4/2025).
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasi Humas AKP Umar Kombong menyampaikan bahwa sebanyak 44 personel diturunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian ibadah di sejumlah gereja dan ruang publik.
“Kurang lebih 44 personel kami libatkan dalam pengamanan rangkaian perayaan Paskah di Kota Ternate agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan aman,” jelas Umar.
Menurut Umar, selain melakukan pengamanan fisik, pihak kepolisian juga melakukan patroli rutin guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Masyarakat pun diminta untuk tetap menjaga sikap saling menghormati dan mewujudkan suasana toleransi antarumat beragama.
“Kapolres Ternate juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, saling menghargai, serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai keberagaman,” tutur Umar.
Sementara itu, patroli pengamanan oleh Unit Turjawali Sat Samapta dilakukan di sejumlah gereja di Kota Ternate, diantaranya Gereja Ayam, GMIH Eben Haezer, dan Gereja Katolik St. Willibrordus.
Kegiatan ini dipimpin oleh Bripka Haris Ade dan didampingi Kasi Propam Polres Ternate AKP Rudy Renuat.
Rudy dalam arahannya menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan masyarakat serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan Kamtibmas selama perayaan ibadah Paskah berlangsung.
Kemudian, setiap personel melakukan tugasnya masing-masing. Di antaranya pesan-pesan Kamtibmas serta melakukan pengaturan lalu lintas, demi kelancaran aktivitas masyarakat dan jemaat.
“Situasi di ketiga lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Umar.
Adapun kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan melalui pendekatan dialogis. Warga juga diimbau selalu waspada serta melaporkan pada pihak kepolisian, jika terdapat hal-hal mencurigakan dan gangguan keamanan. (*)





















