MALUTTODAY, TANGERANG – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) melakukan penandatanganan kerja sama pengangkutan udara jamaah calon haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, dengan maskapai Lion Air.
Penandatanganan kontrak kerja sama dengan maskapai Lion Air sebagai transportasi penerbangan jemaah calon haji (CJH) Provinsi Maluku Utara, dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir.
Turut didampingi Ketua PPIHD Malut Kadri La Etje dan Kepala Biro Kesra Provinsi Maluku Utara Fadli Muhammad.
Sementara dari pihak Lion Air, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Lion Grup, Rudi Lumingkewas, bertempat di kantor Pusat Lion Grup, Tangerang, Banten pada Selasa (15/04/2025).
Menurut Samsuddin, nantinya maskapai Lion Air yang sudah di charter ini akan melayani 1.076 jemaah calon haji.
Dalam kontrak kerja sama ini juga disepakati, maskapai Lion Air melakukan 12 kali penerbangan mulai keberangkatan dari Ternate-Makassar dan sebaliknya kepulangan seluruh jemaah haji dari Makassar-Ternate.
“Jadi satu pesawat itu semua penumpangnya adalah jemaah calon haji Malut. Sehingga jemaah haji akan lebih aman dan tidak terganggu selama penerbangan,” ujar Samsuddin.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), Kadri La Etje menambahkan, nilai kontrak yang disepakati berada di angka Rp7,3 miliar.
Menurutnya, angka tersebut mengalami penurunan dari estimasi awal sebesar Rp7,6 miliar.
“Penurunan nilai kontrak merupakan hasil negosiasi antara pihak Pemprov Malut dan manajemen Lion Air, demi efisiensi pembiayaan dan optimalisasi pelayanan jamaah haji,” jelasnya. (*)





















