MALUTTODAY, HALMAHERA UTARA – Gunung Dukono yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Jumat (11/4/2025) pagi. Dalam kurun waktu antara pukul 08.10 WIT hingga 10.38 WIT, tercatat dua kali erupsi terjadi.
Erupsi pertama pukul 08.10 WIT, dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.
“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangnnya, Jumat (11/4/2025).
Erupsi kedua terjadi pada pukul 10.38 WIT, dengan tinggi kolom abu vulkanik setinggi 1.300 meter di atas puncak.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah timur, tenggara dan selatan.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amax 30, durasi 47.12 detik. Erupsi juga masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” jelasnya.
Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II atau Waspada. Sehingga masyarakat di sekitar Gunung Dukono, dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” pungkasnya. (*)





















