MALUTTODAY, TERNATE – Menjelang hari buruh pada 1 Mei, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Angono akan meningkatkan kewaspadaan dan memberikan perhatian khusus adanya indikasi pergerakan massa di tiga wilayah di Maluku Utara.
Waris mengungkapkan, bahwa sebelumnya telah digelar rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan guna membahas antisipasi aksi massa yang diprediksi terjadi pada bulan Mei.
Dari hasil rapat tersebut, perhatian utama diarahkan ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa sebagai titik konsentrasi pergerakan massa. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Maluku Utara tetap harus meningkatkan kewaspadaan.
“Ada tiga wilayah yang menjadi perhatian khusus, yakni Tobelo, Weda, dan Obi. Pengamanan dan antisipasi di tiga lokasi ini perlu diperketat,” tegas Waris saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Intelijen Daerah (BINDA) Maluku Utara, Kamis (17/4/2025).
Kabinda Maluku Utara, Laksma TNI Hamzah Widodo mengatakan, bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya Polda Maluku Utara dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Utara.
Hamzah menekankan, jika BIN Daerah Malut akan terus memperkuat koordinasi dan berbagi informasi strategis dengan jajaran Polda, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang diprediksi meningkat pada Mei.
“Kolaborasi yang solid antara BIN dan Polda menjadi kunci untuk meredam potensi konflik dan menjaga situasi tetap kondusif,” cetus Hamzah.
Dia mengapreasiasi atas kunjungan dan komitmen Kapolda dalam membangun sinergi antar instansi. Ia berharap kolaborasi yang sudah terjalin selama ini dapat terus diperkuat.
Sementara itu, Waris menambahkan pentingnya kerja sama yang harmonis antar lembaga. Bahwa, setiap instansi harus tetap bekerja sesuai ‘orbit’ masing-masing, namun tetap saling memahami dan mendukung demi terciptanya stabilitas keamanan.
“Sinergitas menjadi kunci, terlebih menghadapi dinamika sosial ke depan,” pungkas Waris. (*)





















