MALUTTODAY, HALMAHERA BARAT – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda berkomitmen mendukung indutri pengolahan kelapa yang ada di Maluku Utara. Dengan memperkuat kemitraan dengan perusahaan kelapa dan meningkatkan kesejahteraan petani kelapa.
Dalam kunjungannya, Kamis (10/4/2025) ke PT Dewa Coco di Kabupaten Halmahera Barat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda didampingi Bupati Halbar James Uang, Sekda Halbar, Forkopimda Halbar, Plt. Kadikbud Malut Abubakar Abdullah, dan Asisten III Asrul Gailea.
Dalam kunjungan ini, gubernur dan rombongan disambut oleh Dirut PT Dewa Coco Arthur Pellupessy, Direktur Keuangan Steven Lim dan Kapolsek Halbar Iptu Resly Awa.
Saat meninjau lebih dekat proses produksi di perusahaan, gubernur sempat menanyakan beberapa hal teknis, dan strategis terkait tata kelola perusahaan dan pembahasan mengenai perkembangan industri kelapa.
Sebelumnya, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, juga melakukan kunjungan ke PT Natural Indococonut Organik.
“Terima kasih kepada PT Nico yang telah berinvestasi di Halmahera Utara. Sumber daya alam di Halmahera Utara ini sangat potensial untuk digali dengan maksimal. Kami dari pemerintah provinsi sangat mendukung kegiatan potential mapping PT Nico mengenai potensi kelapa dalam jangka panjang,” kata Sherly.
Gubernur Sherly didampingi Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama GM PT Nico Nanang Rasmadi melakukan company tour untuk mengenal lebih dekat historis PT Nico, dan factory tour untuk mengetahui lebih dekat dengan proses produksi perusahaan.
“Semoga sinergi apik pemerintah dan PT Nico semakin meningkatkan valuasi ekonomi di Halmahera Utara, khususnya bagi para petani kelapa,” harap Sherly.
Mengakhiri kunjungan kerjanya, Gubernur Sherly didampingi jajaran Direksi PT Nico melakukan pelepasan dua buah kontainer ekspor produk olahan kelapa, berupa coconut water ke Swedia. (*)





















