BNNP Maluku Utara Terima Kunjungan Reses Hasbi Yusuf

TERNATE, MALUTTODAY – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara (Malut) menerima kunjungan reses anggota DPD RI, Hasbi Yusuf di kantor BNNP Malut di jalan Tugu Makugawene, Kalumata Puncak, Kota Ternate pada Kamis (23/10/2025).

Hasbi yang didampingi Kepala Kantor Perwakilan DPD Maluku Utara, Dedi Suranto. Diterima langsung oleh Plt Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Taryono Raharja beserta Ketua Tim Bidang P2M BNNP Malut,  Hairuddin Umaternate dan para staf BNNP dari masing-masing fungsi.

Hasbi Yusuf menyampaikan akan mengawal anggaran APBD berbasis Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika. Salah satu implementasinya adalah penyalahgunaan narkotika untuk menjalani rehabilitasi dapat menggunakan BPJS.

Dia juga mendorong tarif layanan rehabilitasi yang terstandarisasi secara nasional. “Jika masalah narkoba adalah extra ordinary crime maka harus diikuti dengan anggaran yang sesuai dan memadai,” kata Hasbi melalui rilis yang diterima Maluttoday, Kamis (23/10/2025).

Plt Kepala BNN Malut, Taryono Raharja sangat mengapresiasi langkah yang akan diambil Hasbi.

Dalam pertemuan itu, Taryono juga memeparkan kondisi terkini BNNP Malut, meliputi SDM, dan anggaran BNNP.

Kemudian, tentang rencana pembentukan 7 BNNK, dan telah ditunjuknya koordinator sesuai arahan Peraturan BNN nomor 6 tahun 2021, dibutuhkan dukungan Pemda dalam penguatan P4GN dan Surat Edaran Sekjen Mendagri tentang Dukungan Pemda dalam Penguatan P4GN.

“BNNP Malut juga telah menyepakati bersama stakehoder Forum Komunikasi P4GN Maluku Utara untuk optimalisasi P4GN melalui war on drugs for humanity, pembentukan Tim Terpadu P4GN di Provinsi dan kabupaten/Kota serta mendorong disusun dan disahkannya Perda P4GN serta pelaksanaan rencana aksi P4GN,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Bidang P2M BNNP Malut, Hairuddin Umaternate mengharapkan dukungan kebutuhan Perda P4GN Provinsi dan beberapa kabupaten/kota yang belum disahkan.

Selain itu, keberadaan balai rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika khusus rawat inap di Provinsi Maluku Utara, juga diharapkan bisa didorong dan menjadi perhatian Pemda dan pemerintah pusat.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Hasbi menyampaikan akan bertemu dengan Kepala BNN RI guna menindaklanjuti hasil pertemuan pada hari ini. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *