25 Siswa Diduga Keracunan, SDN 65 Ternate Minta Distribusi MBG Disetop

TERNATE, MALUTTODAYSekolah Dasar Negeri (SDN) 65 Kota Ternate, Maluku Utara dengan tegas meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan distribusi makanan bergizi gratis (MBG). Permintaan ini menyusul adanya dugaan 25 siswa keracunan usai santap menu MBG.

“Saya bilang ke Kepala SPPG nya, untuk besok dan seterusnya saya belum izinkan pendistribusian makanan ke 65, menunggu sampai benar-benar stabil,” ujar Kepala SDN 65 Ternate, Mirna Hi Umar Pora.

Mirna menceritakan, ketika kejadian dia tidak berada di lokasi. Baru sekitar pukul 10.15 WIT, dia mendapatkan laporan dari salah satu staf guru.

Bahwa siswa kelas empat, lima dan enam mengalami gatal-gatal usai menyantap MBG.

“Saya lagi di sekolah tetangga, SD 67 Dorpedu. Saya ditelepon guru saya, wali kelas VI. Ibu lihat anak-anak makan mulutnya gatal. Dapat informasi itu, saya langsung telepon Kepala SPPG –nya. Kebetulan dekat dengan sekolah,” ungkapnya.

Dia pun bergegas menuju ke sekolah. Anak-anak yang menderita gatal-gatal dibawa ke perpustakaan untuk penanganan tahap awal. Setelah Kepala SPPG tiba di sekolah anak-anak diberi minum susu. “Mereka diberi susu untuk menetralisir ruam dan gatal,” kata Mirna.

Peristiwa ini lantas dilaporkan ke dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Karena sudah masuk kategori kejadian luar biasa.

Kata dia, pihak dinas kesehatan dan kepolisian juga telah mengambil sejumlah sampel menu MBG, untuk dilakukan investigasi.

Lanjut Mirna, anak-anak lantas dirawat di puskesmas Jambula dan diberikan obat alergi. Setelah semakin membaik, sebagian lainnya sudah bawa pulang oleh orang tua masing-masing.

“Lima orang anak yang dirujuk ke rumah sakit umum daerah karena menunjukkan adanya gejala panik. Sementara satu lagi asma bawaan. Tapi informasi terkahir mereka juga sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua SPPG Ternate Pulau, Mirnawati membenarkan adanya kejadian dugaan keracunan siswa SDN 65 Ternate ini.

“Pada hari ini terjadi insiden di SDN 65 di Kelurahan Jambula. Ada kurang lebih 25 siswa yang terdampak akibat menu yang kita sajikan hari ini,” jelas Ketua Satgas SPPG Ternate Pulau, Mirnawati.

Lanjutnya, menu yang disajikan kepada siswa berupa nasi, ayam mentega, sayur wortel dan kol serta buah salak.

Ada dugaan setelah menyantap menu tersebut, para siswa mengalami keracunan dengan gejala gatal-gatal dan muncul ruam di tubuh.

Menurutnya, pihaknya telah bertindak cepat dengan memberikan pertolongan pertama dengan memberikan minuman susu kepada siswa.

Kemudian, untuk perawatan lebih lanjut 20 korban dirawat di puskesmas. Sementara lima orang lainnya dirujuk ke RSUD dr Chasan Boesoirie Ternate.

“Penanganan sudah kami lakukan di puskesmas. Sekitar 20 siswa sudah dipulangkan, dan lima orang dirujuk ke rumah sakit. Dan, alhamdulillah kelimanya juga sudah akan segera dipulangkan juga,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *