Gubernur Minta Pengaktifan Kampus IV Unkhair, Meminimalisir Kerugian Negara dan Potensi Manfaat Ekonomi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos meninjau lokasi kampus IV Unkhair di Desa Bangkok, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Rabu (18/6)2025). (Adpim Malut)

SOFIFI, MALUTTODAY – Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos dan Sarbin Sehe melakukan peninjauan ke kampus lokasi kampus IV Universitas Khairun (Unkhair) di Desa Bangkok, Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Rabu (18/6)2025).

Sherly menyoroti kondisi sejumlah bangunan kampus, dan rumah dinas dosen seluas 20 hektar yang terbengkai bertahun-tahun.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, bangunan ini telah menelan anggaran besar, dan hanya berfungsi singkat yang kemudian ditinggalkan.

“Kementerian Dikti sudah setuju, ini harus difungsikan. Mereka akan bantu pengembangannya,” kata Sherly.

Sherly menegaskan, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, ia berkomitmen mendorong pihak rektorat Unkhair agar segera menyusun peta jalan pemanfaatan kampus IV.

Dia menekankan pentingnya memindahkan program studi yang relevan dengan potensi lokasi, seperti jurusan pertanian atau kehutanan.

“Sudah ada bangunan di lahan 20 hektar, nanti kita minta Unkhair supaya diatur pemindahan jurusan-jurusan yang cocok dengan lokasi ini,” tegas Sherly.

Selain itu, kata Sherly, dengan diaktifkan kampus IV, akan ada manfaat ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar.

Aktivitas mahasiswa, dan civitas akademika dinilai bisa menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Saya tidak mau gedung-gedung ini menjadi kerugian negara. Kalau ada mahasiswa, masyarakat sekitar juga bisa terima manfaatnya,” ujar Sherly.

Tambahnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara saat ini terus menjalin komunikasi aktif dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, untuk percepatan pemanfaatan aset negara ini.

Hal ini sekaligus sebagai upaya pemerataan akses pendidikan tinggi dan pembangunan berbasis kawasan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *