TERNATE, MALUTTODAY – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menggelar simulasi penyelamatan korban kecelakaan laut di perairan landmark titik nol Ternate, Kota Ternate, Jumat (23/5/2025).
Simulasi ini sebagai penutup kegiatan pelatihan yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan fokus terhadap teknik pertolongan di permukaan air dan di bawah air.
“Hari ini kita melaksanakan simulasi dari hari sebelumnya yang sudah kita laksanakan, refresh materi dan melaksanakan TFG atau tactical floor game dalam rangka latihan SAR di perairan khusus kantong SAR Ternate,” ujar Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, Jumat (23/5/2025).
Lanjut Iwan, simulasi ini dilaksanakan sebagai kegiatan untuk mengukur seberapa jauh dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan sebelumnya.
Selain itu, sebagai aplikasi mulai dari keposko-an, dan perlakuan terhadap pencarian dan pertolongan terhadap korban.
“Tadi disimulasikan bahwa ada dua korban, satu korban berada di atas permukaan air dan satu orang di dalam air,” jelas Iwan.
“Dan, alhamdulillah simulasi berjalan dengan lancar, dua korban bisa dievakuasi, dengan teori-teori yang sebelumnya dilaksanakan sehingga bisa diaplikasikan pada saat simulasi hari ini,” tambahnya.
Iwan juga menjelaskan, simulasi ini mempunyai tujuan bagaimana anggota merespon dengan cepat, dan mengaplikasikan di lapangan, dengan SOP yang baik dan benar.
Dia juga menekankan, kepada seluruh anggota bahwa dalam hal pencarian dan pertolongan keselamatan tim rescue, baik tim rescue kantor SAR Ternate maupun tim SAR gabungan itu menjadi yang utama.
Ke depan, kata Iwan, pelatihan tidak hanya akan dilakukan di perairan saja. Kegiatan pelatihan juga akan dilakukan di gunung dan hutan.
“Kita akan juga latihan urban SAR, yaitu di perkotaan dalam hal penanganan gempa dan lain sebagainya,” pungkasnya. (*)





















