7 Bulan Alami Penurunan, Gunung Dukono Kembali Erupsi Semburkan Asap Setinggi 4.000 Meter ke Udara

Gunung Dukono alami erupsi dengan tinggi klom abu 4.000 meter pada Jumat (3/4/2026).

HALUT (MALUTTODAY) – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik pada pukul 17.28 WIT, Jumat (3/4/2026).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, M Saum Amin mengatakan, erupsi kali ini menimbulkan kolom abu hingga mencapai 4.000 meter di atas puncak, atau setara 5.087 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Bacaan Lainnya

Menurut Saum, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

Ia menjelaskan bahwa erupsi ini terekam seismogram dengan amplitude 34 milimeter dan durasi 95.41 menit.

“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” kata Saum.

Saat ini, kata Saum, Gunung Api Dukono berada pada status level II atau waspada.

Sementara itu Kepala PGA Dukono, Bambang Sugiono dihubungi secara terpisah mengatakan, gunung Dukono selama tujuh bulan mengalami penurunan.

“Baru beberapa hari ini kembali mengalami peningkatan aktivitas, tidak ada hubungannya dengan gempa bumi M7,6 di Bitung,” kata Bambang.

Pihak Pos juga mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono, dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

Sebab, letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.

“Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gununng Dukono untuk selalu menyediakan masker ataubpenutup hidung, dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” imbau Saum. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *