TIKEP, MALUTTODAY – Kapal Motor (KM) Putra Putri 02 dilaporkan mengalami mati mesin saat mencari ikan di perairan Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara.
Setelah dilakukan pencaraian, KM Putra Putri 02 ditemukan pada koordinat 0°25’19.20″N 127° 9’54.18″E di perairan antara Pulau Mare dan Moti atau sekitar 25 nautical mile (NM) dari Kota Ternate, pada Rabu (29/10/2025).
Seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah 14 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, setelah menerima laporan pada pukul 21.05 WIT, tim rescue menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata bergerak menuju LKP untuk melaksanakan operasi SAR.
“Selanjutnya tim SAR gabungan melaksanakan pendataan korban sambil menunggu kapal penarik tiba di LKP,” jelas Iwan.
Lanjut Iwan, sekitar pukul 01.30 WIT, melintas kapal ikan Cakarida di sekitar lokasi dan membantu proses evakuasi kapal Putra Putri menuju Ternate dan KN SAR Pandudewanata melakukan pengawalan.
“Pukul 08.30 WIT, kapal Putra Putri 02 berhasil dievakuasi dan diselamatkan oleh tim SAR gabungan dan tiba sandar di pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate,” ujarnya.
“Seluruh ABK Putra Putri 02 dalam keadaan sehat dan diserahkan kepada perwakilan pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate,” tambahnya.
Sebelumnya, KM Putra Putri 02 dengan POB 14 Orang yang sedang mencari ikan mengalami mati mesin di perairan Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Informasi yang diterima dari ABK bernama Jaka, kepal berada pada koordinat duga 0°29’31.38″S / 127°11’16.56″E atau 31 NM radian 205° dari Kota Ternate.
Jaka mengatakan, pada 25 Oktober 2025 pukul 12.00 WIT, kapal dengan POB 14 orang dari Ternate pergi memancing di perairan Maluku Utara.
Pada 28 Oktober 2025 pukul 18.59 WIT, saat perjalanan kembali ke Ternate, kapal mengalami mati mesin di perairan Pulau Mare.
Kantor SAR Ternate yang menerima laporan menerjunkan KN SAR 237 Pandudewanata bergerak menuju LKP duga untuk melaksanakan operasi SAR.
Sementara Kapal Tugboat milik Pertamina Ternate juga di kerahkan ke LKP untuk membantu melakukan penarikan terhadap kapal KM Putra Putri tersebut. (*)





















