TERNATE (MALUTTODAY) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara (Malut), Handi Susila, mengatakan, salah satu strategi yang penting dalam pengembangan ekonomi keuangan syariah (EKSyar) melalui penguatan pilar literasi inklusi dan halal lifestyle.
“Ini dilakukan melalui pengembangan strategi literasi ekonomi dan keuangan syariah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip, produk dan juga manfaat ekonomi syariah dalam aktivitas ekonomi syariah sehari-hari,” ujar Handi.
Selain itu, kata Handi, penguatan juga dilakukan melalui penyelenggaraan berbagai festival dan kampanye ekonomi syariah yang berperan untuk membangun ekosistem halal lifestyle di tengah masyarakat.
Kegiatan ini akan ditingkatkan dari sisi edukasi, promosi dan penguatan jejaring antar pelaku usaha, lembaga keuangan dan komunitas masyarakat secara luas.
“Nah ini juga nanti akan kami lakukan juga di Malut Halal Fair, gitu ya,” ujar Handi, Kamis (26/2/2026).
Sebagaimana dijadwalkan, Halal Fair 2026 akan digelar oleh Bank Indonesia Maluku Utara di Duafa Center pada tanggal 4-7 Maret 2026.
“Di situ (Halal Fair), nanti ada berbagai macam kompetisi-kompetisi syariah, ada cerdas cermat, lomba dakwah, lomba master chef halal, lomba desain busana muslim dan sebagainya,” jelas Handi.
Handi berharap, nantinya ada terjadi peningkatan animo dan juga awareness masyarakat yang terkait dengan berbagai ruang lingkup yang sebenarnya bisa dikembangkan untuk bisa mendorong pengembangan ekonomi syariah. (*)





















