HALTENG (MALUTTODAY) – Sejumlah orang di dua desa di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah terlibat bentrok pada Jumat (3/4/2026).
Hal ini dibenarkan oleh Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M Napiun, bahwa telah terjadi konflik sosial di Desa Banemo dan di Desa Sibenpopo.
Kericuhan ini, kata Stephen, diawali atau dipicu dengan adanya penemuan jenazah di salah satu kebun warga.
Kemudian, salah satu warga desa menyerang desa lainnya, karena diduga telah terhasut provokasi sejumlah orang.
Akibat penyerangan dengan senjata tajam ini menyebabkan satu orang meninggal, dan sejumlah rumah dibakar.
Aparat gabungan TNI-Polri dengan cepat menghalau kericuhan lebih meluas, dan melakukan penjagaan di kedua desa.
“Saat ini di Desa Sibenpopo telah terjadi pembakaran. Namun petugas kami gabungan TNI-Polri berjumlah 250 personel mampu mencegah lebih luas lagi,” kata Stephen.
Dia mengimbau agar masyarakat tidak pemberitaan atau penyampaian kabar yang belum tentu kebenarannya. Sehingga menjadi provokator media yang berdampak semakin meluas.
“Kami harapkan kesadarannya masyarakat menyadari bahwa kita sebagai manusia ada yang perlu kita rekonsiliasi. Karena korban ini belum tentu menyasar etnis atau agama tertentu. Sehingga kita dalami kembali, jangan kita berpersepsi akhirnya berkembang luas,” imbau Stephen. (*)





















